Bisnis

Ingin Mulai Bisnis Tour & Travel? Jangan Salah Langkah! Ini yang Harus Anda Lakukan & Persiapkan

Setelah sempat berhenti karena adanya larangan pemerintah untuk tetap di rumah, membuat bisnis tour travel berhenti sejenak. Namun, kini bisnis tour travel kembali bangkit dan menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan. Apalagi setelah lebih dari 2 tahun pemerintah melarang untuk pergi berwisata dan menjauhi kerumunan karena pandemi COVID-19. Sekarang, bisnis tour traveling sudah menjadi tren dan gaya hidup para millennial.

Mungkin banyak orang yang mengira bisnis tour and travel ini menjadi bisnis yang tidak bisa dimulai dengan modal kecil. Padahal, untuk memulainya, Anda hanya memerlukan ketekunan dan kemampuan lobby yang cukup bagus serta pandai melihat peluang. Bagi Anda yang tinggal di lokasi wisata, berbisnis travel itu sangat menjanjikan.

Nah, di bawah ini adalah beberapa langkah yang perlu Anda siapkan ketika ingin memulai bisnis tour and travel.

Pilih Jenis Usaha Travel yang Diinginkan

Sebelum memulai bisnis tour and travel, Anda wajib menentukan jenis travel apa yang ingin Anda tekuni. Apakah tiket pesawat terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya, pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel, homestay atau vila, perjalanan ke destinasi pariwisata, dan lain sebagainya.

Pastikan Anda memilih jenis usaha tour and travel sesuai kemampuan dan pengalaman Anda. Misalnya, Anda suka jalan-jalan dan memahami seluk beluk tempat wisata, Anda bisa coba memilih jenis usaha tour guide yang melayani perjalanan ke destinasi wisata. Setelah Anda memilih, maka cobalah fokus dengan pilihan tersebut, sehingga akan mempermudah bagi Anda Untuk mempelajari hal-hal yang dibutuhkan.

Buatlah Profil Usaha

Setelah menentukan jenis usaha travel, cobalah buatlah profil usaha. Tulis profil usaha dengan baik untuk meyakinkan calon pengguna jasa. Karena kredibilitas bisnis dipengaruhi oleh profesionalitas pada profil yang tertera. Anda bisa menulis profil usaha dengan menambahkan keunggulan atau keunikan dari bisnis yang akan Anda jalankan tersebut.

Pastikan juga untuk melengkapi profil usaha dengan foto yang bagus atau animasi bergerak yang menarik perhatian. Karena profil inilah yang akan menjadi alat jual untuk menawarkan jasa Anda ke calon pelanggan. Semakin menarik gambar yang Anda pasang, maka semakin besar kemungkinan mendapatkan peluang lebih banyak pengguna atau pelanggan.

Tentukan Target Lokasi Wisata

Jika Anda memilih bisnis jasa travel wisata, cobalah lakukan pemetaan tujuan wisata yang akan ditawarkan. Setiap daerah pasti memiliki tujuan wisata, mulai dari wisata asli dari alam, wisata buatan seperti taman rekreasi atau taman hiburan, hingga wisata sejarah dan wisata kuliner.

Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi wisata yang terletak disekitar tempat tinggal dan pastikan jarak tempat wisata tidak lebih dari 200 km dari lokasi Anda. Karena ini sangat memengaruhi biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya.

Selain itu Anda juga harus memiliki database dari setiap tempat wisata tersebut, mulai dari contact person dari pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang mungkin dikeluarkan dalam perjalanan wisata.

Buat Nama Brand Travel

Setelah itu, pastikan juga Anda membuat nama brand dari bisnis travel yang mudah diingat dan tidak pasaran, mudah didengar (ear-catching), dan mudah dilihat (eye-catching).

Ini penting untuk membuat bisnis Anda lebih mudah dikenali dan dihapal. Jangan membuat nama yang sulit untuk diingat, karena semakin nama itu mudah diingat, maka akan semakin mudah diterima dan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.

Daftarkan Brand Travel Anda

Agar nama brand Anda tidak diambil orang, maka pastikan juga Anda mendaftarkannya ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Dengan terdaftar di HAKI, maka Anda memiliki kuasa secara hukum atas nama atau logo dari bisnis tersebut. Sehingga, ketika sewaktu-waktu ada orang menggunakan nama/logo itu, Anda bisa menggugatnya sebagai orang yang menciptakan pertama kalinya.

Buat Paket Wisata yang Menarik

Setelah menyusun apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis, maka selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membuat paket wisata yang bisa menjadi alternatif pilihan bagi calon konsumen. Dengan memberikan banyak alternatif, maka akan lebih mudah membuat konsumen tertarik.

Paket tersebut bisa berupa jumlah hari, misalnya semakin lama atau banyak hari yang dipilih harganya menjadi lebih murah. Paket tujuan wisata yang diambil sekaligus akan mendapat potongan harga. Bisa juga jumlah pemesanan untuk lebih banyak orang akan mendapatkan harga lebih murah.

Siapkan Peralatan Pemasaran

Untuk menjalankan bisnis travel, Anda butuh media promosi sebagai salah satu senjata untuk memasarkan bisnis ke calon konsumen misalnya:

  • kartu nama sebagai alat pemasaran Anda.
  • akun media sosial sebagai media yang membantu Anda memasarkan bisnis secara lebih luas.
  • Website sebagai media pendukung yang membantu konsumen menemukan bisnis Anda dan melihat secara menyeluruh jasa dan paket-paket yang ditawarkan.

Dengan alat pemasaran yang lengkap dan sesuai dengan target audiens, maka Anda bisa lebih mudah menjangkau konsumen. Media sosial juga penting Anda miliki, karena dengan media sosial inilah Anda bisa menjangkau audiens lebih luas di luar kota Anda yang memiliki potensi terbaik untuk menjadi konsumen Anda nantinya.

Perluas Kerjasama Bisnis

Agar bisnis Anda semakin dikenal, Anda juga bisa bekerja sama dengan banyak pihak yang berhubungan dengan bisnis travel, seperti jasa transportasi, pemerintah daerah, pengelola tempat wisata dan rumah makan. Masih banyak rekanan yang bisa Anda ajak kolaborasi dengan sistem komisi atau bahkan kerjasama yang saling menguntungkan.

Peluang kerjasama ini akan membantu Anda dalam menjalankan bisnis. Untuk bisnis wisata, Anda bisa menjalin kerjasama dengan travel yang berada di luar kota, karena peluang mereka untuk mencari mitra ketika ada tujuan paket wisata di daerah Anda, mereka dapat bekerjasama dengan bisnis travel Anda.

Perkenalkan Usaha Baru Anda

Untuk pertama kalinya, Anda bisa coba memperkenalkan usaha ke teman dan kerabat Anda. Mintalah bantuan mereka ketika ada kebutuhan untuk wisata, sehingga Anda akan jadi yang pertama dihubungi. Sebab, memperkenalkan usaha kita dari mulut ke mulut juga terbilang efektif.

Tunjukkan bahwa Anda memiliki kesiapan yang baik untuk memulai bisnis. Buatlah mereka yakin bahwa bisnis Anda sudah siap melayani dan jangan sampai mereka ragu untuk merekomendasikannya.

Berikan Pelayanan Terbaik

Jika bisnis sudah mulai berjalan, pastikan Anda memberikan pelayanan terbaik ke konsumen. Dokumentasikan setiap aktivitas dan mintalah kesan dari konsumen atas perjalanan yang telah mereka lalui bersama travel Anda.  Ini juga akan membantu Anda memasarkan bisnis, misalnya dengan menulis review konsumen di website atau media sosial. Selain itu, jika terjadi permasalahan yang dialami konsumen, segeralah atasi, karena pelayanan menjadi penentu kepuasan konsumen.

Terhubung dengan Konsumen Anda

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang, Anda jadi semakin mudah untuk menjangkau konsumen Anda. Dengan terus terhubung dengan mereka, maka kemungkinan mereka akan kembali menggunakan jasa Anda pun akan lebih besar.

Cobalah meminta konsumen Anda terhubung dengan media sosial Anda. Ini juga memengaruhi eksistensi bisnis.Kemudian upload dan berikan ucapan terima kasih atas perjalanan wisata mereka karena telah memilih travel Anda. Dengan membagikan pesan yang Anda kirim maka peluang untuk mendapatkan konsumen selanjutnya akan semakin besar.

Membuat Izin Usaha

Jika usaha travel Anda mulai berkembang dengan baik, pastikan juga Anda untuk mulai memikirkan izin usaha. Cobalah daftarkan usaha Anda secara resmi, mulai dengan membuat bisnis Anda berbadan hukum. Sehingga nantinya, bisnis Anda menjadi lebih kredibel dan terhindar dari risiko hukum yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Baca Juga: Ingin Tahu Cara Bisnis Tour Travel? Persiapkan Terlebih Dulu Legalitas & Perizinannya!

Untuk membuat izin usaha bisnis tour travel, Anda bisa memanfaatkan layanan pendirian bisnis dari LIBERA.id. Bukan hanya membantu pendirian bisnis, LIBERA juga membantu Anda mengurus segala macam permasalahan bisnis yang mungkin terjadi. Jadi, pastikan bisnis Anda terlindungi dengan bantuan tim profesional dari LIBERA.

Related Posts

3 Fungsi Meterai yang Sebenarnya di dalam Surat Perjanjian

Penggunaan meterai dalam sebuah surat perjanjian sering kali kita temui pada kehidupan sehari-hari, terutama pada dokumen penting seperti surat perjanjian, kontrak, surat pernyataan, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu, sebagian besar masyarakat juga beranggapan bahwa perjanjian menjadi tidak sah tanpa adanya meterai didalamnya. Padahal, menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai (UU Bea Meterai), fungsi meterai adalah sebagai pengenaan pajak atas dokumen tertentu, sehingga tidak menjadi hal penentu atas sah atau tidaknya suatu perjanjian.

Read more

When Company Regulation is Necessary & What to Include in Your Company Regulation

Company regulation, employee handbook, company operational procedures, or whatever terms you want to use, is basically a guideline to regulate the employment relationship between the company as an employer and the employee. Company regulation is made to ensure that company management is safe, organized, and fair. As an expert in employment sector from a US-based law firm, Nancy Cooper says, “company regulation can serve as a playbook and spell out the rules of the game for employees about what is expected of them.” The bigger your company gets, the more important to develop your company regulation in order to avoid potential conflict and to make your employees aware of your company’s expectation. Read more