Investasi

7 Jenis Investasi Terbaik yang Dapat Memberikan Keuntungan Besar

7 Jenis Investasi Terbaik yang Dapat Memberikan Keuntungan Besar

Investasi ini sangatlah penting dilakukan sejak awal untuk mempersiapkan kebutuhan yang terencana maupun yang tidak terencana di masa depan. Dengan melakukan investasi, Anda akan mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu membuka bisnis sendiri. Investasi merupakan suatu tindakan menanamkan sumber daya atau modal yang kita miliki dengan harapan bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih besar di masa yang akan datang. Semakin cepat Anda memulai berinvestasi, maka keuntungan yang Anda dapatkan akan semakin besar karena adanya efek compunding. Selain mempersiapkan dana untuk kebutuhan di masa depan, investasi juga dapat melindungi aset yang Anda miliki dari ancaman inflasi. Di bawah ini Libera akan menjelaskan beberapa jenis investasi yang dapat Anda pilih dan memberikan keuntungan yang cukup besar.

 

Saham

Saham merupakan salah satu jenis investasi yang paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Jika Anda membeli saham suatu perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, maka Anda bertindak sebagai pemegang saham dari perusahaan tersebut dan memperoleh hak atas dividen sebesar persentase saham yang Anda miliki di perusahaan tersebut. Selain hak atas dividen, Anda juga dapat memperoleh keuntungan dari selisih harga penjualan saham. Sifatnya yang likuid dan mudah diperjualbelikan tentunya menguntungkan bagi Anda ketika Anda ingin mengalihkan saham tersebut kepada orang lain pada saat harga saham Anda sedang naik.

Dari segi keuntungan, investasi jenis saham menawarkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Namun, dengan adanya sifat high return, investasi saham juga berisiko tinggi karena harganya yang fluktuatif dan sangat bergantung pada keadaan ekonomi, politik, maupun keadaan tertentu seperti hari raya.

 

Reksa Dana

Definisi reksa dana dapat ditemui di Undang-Undang No. 8/1995 tentang Pasar Modal, yang artinya adalah wadah yang dipergunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi. Dalam hal ini, Anda sebagai investor hanya perlu menyediakan modal yang kemudian modal tersebut dikelola oleh manajer investasi untuk diinvestasikan dalam portofolio efek. Portofolio efek yang dimaksud terdiri atas produk-produk pasar uang, obligasi, maupun saham.

Saat ini, memulai investasi melalui reksa dana tidak perlu dana jutaan rupiah melainkan hanya dengan uang minimal Rp100.000, Anda sudah dapat memilih reksa dana sebagai pilihan Anda berinvestasi. Reksa dana juga tergolong sebagai investasi jangka panjang yang lebih aman dibandingkan dengan saham. Reksa dana sendiri memiliki beberapa jenis yaitu reksa dana saham, obligasi, dan pasar uang. Bagi Anda yang ingin memiliki keuntungan paling tinggi, Anda dapat memilih reksa dana saham. Kelebihan lainnya dari reksa dana adalah uang yang Anda investasikan akan dikelola oleh manajer investasi sehingga Anda tidak perlu repot memantau perkembangannya setiap hari.

 

Deposito Berjangka

Membuka deposito berjangka di Bank merupakan jenis investasi lainnya yang bisa Anda pilih. Deposito berjangka ini memiliki bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan biasa, dan memiliki tanggal jatuh tempo yang jelas, biasanya 3 (tiga) bulan hingga 12 (dua belas) bulan. Di mana, jika Anda mencairkan dana sebelum tanggal jatuh tempo yang ditentukan, Anda akan dikenakan penalti oleh Bank yang bersangkutan. Semakin lama dan semakin besar nominal uang yang Anda tabung sebagai deposito, maka semakin besar juga keuntungan yang akan Anda dapatkan. Bukan hanya itu, jenis investasi ini juga menjadi salah satu investasi yang memiliki risiko rendah dan terbilang aman. Untuk melakukan deposito  juga dianggap cukup mudah dan tidak rumit, sehingga banyak investor pemula yang memulai investasinya dengan membuka deposito.

 

Obligasi (Surat Utang)

Obligasi merupakan surat utang jangka menengah maupun jangka panjang yang dapat dipindahtangankan, yang berisi janji dari pihak penerbit untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi utang pokok pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pemegang obligasi. Imbalan bunga yang akan diterima oleh pemegang obligasi adalah berupa kupon.

Pada umumnya, di Indonesia sendiri biasanya jenis investasi ini memiliki jangka waktu mulai dari 1 hingga 10 tahun. Diterbitkannya obligasi ini dilatarbelakangi upaya menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan. Di Indonesia, terdapat 3 jenis obligasi yang dikenal yaitu:

  1. Obligasi Pemerintah, yakni obligasi dalam bentuk surat utang negara yang diterbitkan oleh Pemerintah;
  2. Obligasi Korporasi, yaitu surat utang yang diterbitkan oleh korporasi, baik swasta maupun BUMN; dan

Obligasi Ritel Indonesia (ORI), yaitu obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah yang dijual kepada individu atau perseorangan melalui agen penjual yang ditunjuk oleh Pemerintah. ORI pertama kali diterbitkan pada tahun 2006. Dengan memilih obligasi, Anda dapat melakukan investasi lebih aman, karena kemungkinan terjadinya gagal bayar sangat minim, terutama obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah. Misalnya hal ini terjadi, Anda akan diberikan jaminan dari aset yang dimiliki pemerintah.

 

Properti

Seperti yang kita ketahui, tanah dan bangunan merupakan jenis investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan dan menggiurkan. Di mana, nilai properti akan terus meningkat dari tahun ke tahun dan persentase peningkatannya mencapai 15-20% per tahun, terutama jika Anda mendapatkan lokasi properti yang strategis. Selain itu, jenis investasi ini minim risiko kebangkrutan, karena properti sendiri menjadi salah satu kebutuhan dasar, baik untuk tempat tinggal ataupun usaha. Namun, dengan memilih jenis investasi ini berarti Anda harus menyiapkan biaya yang cukup besar untuk membeli properti dan perawatan properti tersebut. Dengan memiliki properti baik tanah atau bangunan, Anda dapat menyewakan properti sambil menunggu nilai properti naik, kemudian menjualnya. Dengan menyewakan properti, Anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari passive income dan properti Anda juga lebih terawat karena pihak penyewa yang akan mengurus properti Anda. Namun, pastikan bahwa Anda menyiapkan perjanjian sewa menyewa ketika Anda akan menyewakan properti Anda kepada pihak lain. Hal ini dilakukan agar Anda dapat meminta ganti kerugian apabila penyewa menyebabkan kerusakan pada properti milik Anda.

 

Emas & Logam Mulia

Emas dan logam mulia merupakan salah satu jenis investasi klasik yang populer di kalangan masyarakat Asia dari zaman dahulu hingga saat ini. Investasi jenis ini cocok bagi Anda yang menginginkan investasi jangka panjang, karena harga emas dan logam mulia akan terus meningkat dan biasanya peningkatan harga ini disebabkan atas respons  terhadap kejadian-kejadian tertentu yang menyebabkan nilai paper investment, seperti saham dan obligasi, menurun. Hal ini membuat jenis investasi emas dan logam mulia tergolong aman karena harganya yang stabil terutama ketika pasar saham sedang mengalami penurunan.

 

Asuransi

Asuransi penting bukan hanya untuk melindungi pribadi, namun juga dapat melindungi keluarga dan juga aset yang Anda miliki, misalnya rumah, kendaraan, dan juga sebagainya. Jika biasanya asuransi hanya berfungsi sebagai proteksi, sekarang asuransi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif investasi. Asuransi berbasis investasi ini menggabungkan 2 produk yakni asuransi dan dana kelolaan seperti reksa dana. Umumnya, premi yang Anda bayarkan dikonversikan ke dalam bentuk unit. Unit yang Anda miliki inilah yang akan dibagi ke 2 jenis, yang pertama untuk membayar biaya asuransi, dan kedua untuk diinvestasikan. Asuransi yang umum digunakan sebagai investasi jangka panjang adalah asuransi jiwa.

Sebelum membeli polis asuransi ini, Anda harus memahami dengan benar bagaimana investasi dalam asuransi ini dilakukan. Biasanya jenis investasi ini memiliki jangka waktu yang cukup lama, yaitu mulai dari 10 Tahun. Di setiap bulannya, Anda juga diharuskan untuk melakukan pembayaran asuransi beserta biayanya. Dengan memilih asuransi berbasis investasi, premi yang harus Anda bayarkan memang lebih tinggi dari produk asuransi biasa. Maka dari itu, Anda harus cermat memilih perusahaan penerbit asuransi yang tepat karena investasi pada produk asuransi memerlukan biaya lebih dan merupakan  investasi jangka panjang sehingga Anda perlu memastikan bahwa perusahaan penerbit asuransi adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin dari otoritas yang berwenang dan memiliki jejak rekam yang baik.

 

Itulah beberapa jenis investasi yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh keuntungan yang besar. Untuk membuat perjanjian sesuai kebutuhan bisnis, Anda dapat memanfaatkan Libera.id sebagai salah satu startup hukum. Dengan Libera.id, Anda juga dapat melakukan konsultasi hukum secara gratis. Jadi tunggu apalagi? Konsultasikan masalah hukum  dan buat perjanjian bisnis Anda sekarang!

Libera Ads Landscape small v1

Related Posts

6 Tips yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Pinjaman Modal Bisnis

Modal menjadi aspek terpenting ketika Anda ingin mengembangkan bisnis. Sebuah penelitian dari Universitas Tennessee menemukan bahwa 25% bisnis akan gagal setelah 1 tahun, kemudian berlanjut 35% setelah tahun kedua. Kegagalan ini akan menjadi lebih besar lagi di tahun ketiga, yaitu mencapai 44%. Di mana, salah satu faktor penyebab kegagalannya adalah kurangnya modal usaha. Survei yang dilakukan di UCLA, NYU, dan Texas University juga menemukan bahwa bisnis dengan pinjaman modal dapat mempertahankan bisnisnya hingga 50%. Sedangkan, bisnis yang tidak mengajukan pinjaman memiliki tingkat kegagalan bisnis hingga 70%.

Read more

Pentingnya Investasi & Surat Perjanjian Kerjasama Investasi Bagi Perusahaan

Dalam menjalankan bisnis, profit atau keuntungan menjadi hal penting bagi perusahaan dan menjadi salah satu faktor untuk menilai apakah perusahaan tersebut sustainable. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendapatkan profit tambahan, salah satunya adalah melakukan perjanjian kerja sama investasi. Menurut Salim HS dan Budi Sutrisno, investasi merupakan aktivitas penanaman modal oleh investor, baik investor lokal maupun investor asing dalam berbagai jenis bidang usaha yang terbuka untuk investasi. Tujuan investasi bagi bisnis pun bermacam-macam mulai dari mendapatkan penghasilan tetap, memperbesar usaha, bisnis yang terjamin, hingga mengurangi persaingan antar perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.

Read more